Kartini, pengusaha Aceh di balik tersohornya Klinik Cempaka Lima


Kartini Harris @atjehpostcom
NAMA Klinik Cempaka Lima Banda Aceh yang kian tersohor tak terlepas dari tangan dingin Kartini Harris yang terus gigih membesarkan klinik tersebut. Kini setiap kita melewati Jalan Teungku Daud Beureueh di dekat Simpang SMA 3 Banda Aceh, selalu terlihat antrian panjang di  kawasan itu.
Nama Kartini, pemilik klinik tersebut memang tidak sepuler nama Cempaka Lima. Perempuan yang tergabung di Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia Aceh ini kini berusia 60 tahun. Ia lahir di Sigli, 24 April 1953 silam. Momen itu rupanya yang mengilhami sang bunda untuk memberikannya nama sama dengan tokoh perempuan Indonesia Kartini.
Ayahnya seorang pengusaha beras pada masa itu.  Seperti yang di beritakan ATJEHPOSTcom beberapa waktu lalu ia mengatakan naluri berbisnis ayahnya juga turun dalam dirinya. Karena itu meski ia berlatar belakang apoteker ia akhirnya bisa mengelola bisnis pelayanan kesehatan dan berkembang baik.
Klinik tersebut mulai dirintis pada tahun 1991. Meski ia lulusan Farmasi, namun ia mengenal banyak dokter. Dokter-dokter tersebut kemudian diajak bekerjasama olehnya. Dalam menjalankan aktivitasnya perempuan yang masih energik ini selalu berprinsip bahwa berjuang tidak hanya dengan perang. Petuah itulah yang terus dipegangnya sampai sekarang.
Nama Cempaka Lima terdengar anggun dan feminism. Rupanya ia memilih nama itu bukan tanpa sebab. Nama Cempaka diambil dari jalan tempat mereka tinggal pada masa itu. Sedangkan lima berasal dari jumlah anggota keluarga mereka.
“Saya mulai membangun usaha ini dengan modal uang tabunban saya sebesar Rp 18 juta,” katanya waktu itu.
(atjehpost)

Artikel Terkait