Dalam pameran Deep and Extreme 2013, wisata Selam sangat Diminati


Berbagai peralatan selam yang dipamerkan di Deep and Extreme Indonesia 2013 di JCC, kompas

Wisata selam semakin diminati mengingat bawah laut Indonesia yang sangat cantik dan sayang untuk tak ditengok. Dalam pameran Deep and Extreme Indonesia 2013 di Jakarta Convention Centre (JCC), 4-7 April 2013, bisa bertemu langsung dengan klub selam serta pernak-pernik selam jika Anda penasaran dengan wisata bawah air tersebut.

"Saat diving itu yang penting motonya nggak boleh panik," kata Salma, pemilik Nursinggih Diving Team (NDT) Diving Club, di JCC, Kamis (4/4/2013).

Ia pun mengungkapkan yang terpenting adalah keberanian dalam menyelam. Masalah berat badan dan usia tak menjadi persoalan, kecuali untuk anak-anak di bawah 10 tahun belum bisa untuk diajak menyelam.

"Kalau untuk pemula biasanya perlu adaptasi terhadap air. Empat atau lima kali pertemuan di kolam baru dilepas ke laut," katanya.

Salma pun berencana mendirikan Museum Diving Indonesia, karena banyaknya peralatan selam yang dimilikinya. Sebagian ialah milik ayahnya, Nursinggih, yang merupakan salah satu instruktur selam pertama di Indonesia.

"Idenya karena kita punya macam-macam peralatan selam yang sudah cukup tua, lalu kita bermaksud untuk memamerkan koleksi-koleksi tersebut," paparnya.

Seperti di dikutip dari Kompas, dalam pameran ini tersedia segala kelengkapan menyelam. Mulai dari baju selam, kaca mata selam, kaki katak, hingga tabung oksigen yang biasa digunakan untuk menyelam.

"Kalau baju itu bentuknya beda laki-laki sama perempuan, kalau perempuan lebih ada lekukannya ya. Harganya juga beda-beda tergantung ketebalan sama seratnya," ujar Wulan, salah satu penyelam Divemaster Indonesia.

"Peralatan selam yang enak cari yang pas saja di muka, di badan juga. Baju, ada juga yang celana pendek tapi biasanya buat perempuan yang full badan soalnya kan takut belang," katanya.

(kompas)