Balee Juang Kota Langsa terbengkalai


GEDUNG Balee Juang, atau saat ini dikenal dengan nama Kantor Bappeda Aceh Timur lama di Kota Langsa, terbengkalai. Hal ini terjadi setelah pelayanan publik Pemkab Aceh Timur dipindahkan ke pusat pemerintahan baru di Titi Baro, Idi Rayeuk.
Gedung Balee Juang merupakan bangunan peninggalan kolonial Belanda.
Gedung tersebut terletak di persimpangan lampu merah, Jalan A.Yani Kota Langsa. Saat ini kondisi gedung tersebut sangat memprihatinkan karena minim perawatan.
Pembangunan Gedung Balee Juang ini diperkirakan terjadi saat agresi militer Belanda kedua.
Gedung ini juga pernah dijadikan sebagai tempat mencetak uang, yang saat itu disebut dengan nama “bon kontan” bernilai Rp100.
Kegiatan cetak uang tadi berlangsung di bawah pimpinan Mayor Oesman Adami yang saat itu ditunjuk sebagai pimpinan Badan Perbekalan Devisi X Sumatera.
“Kita berharap Pemerintah Aceh Timur segera mungkin menyerahkan Gedung Juang ini ke Pemko Langsa. Jangan dibiarkan tidak terawat, terlebih gadung ini memiliki nilai potensi sejarah besar bagi Aceh,” ujar Edi S, pemerhati budaya di Langsa Rabu 6 Maret 2013. (atjehpost.com)

Artikel Terkait