Mata Ie, Oase Hijau Di Pinggir Kota Banda Aceh

Udara sejuk, panorama hijau, suara kicau burung-burung liar ditambah suara gemericik dari air sungai yang mengalir adalah gambaran yang cocok untuk suasana di kawasan kolam alam Mata ie. Kawasan yang terletak sekitar 7 Kilometer dari pusat kota Banda Aceh memang merupakan daerah perbukitan dengan hutan heterogen sebagai hiasannya.

Kolam Mata ie sendiri terletak di kaki bukit, dimana sumber air alam mengalir tiada hentinya sepanjang tahun. Areal kolam Mata ie bagaikan sebuah Oase yang indah, bagaimana tidak disamping terdapat kolam alam juga terdapat sungai berbatu yang dimusim hujan airnya mengalir dengan deras. Mata ie adalah bahasa Aceh, yang jika diartikan dalam Bahasa Indonesia artinya Mata Air (ie=Air.Red).

Hal ini bisa dimaklumi, karena disekeliling Mata ie banyak tumbuh berbagai pepohonan besar dan keras. Salah satunya adalah Pohon Trembesi. Sebagaimana diketahui, Trembesi adalah jenis pohon keras yang walaupun bukan termasuk tanaman produksi, namun memiliki berbagai manfaat. Antara lain mampu menyerap 28 ton karbon dalam setahun. Selain beraneka ragam flora, dimata ie kita dapat menjumpai habitat Kera liar yang tidak takut kepada manusia. Hal ini mengingatkan kita pada kera-kera liar di kawasan wisata sangeh, pulau Bali.

Dihari libur, areal Mata ie dipenuhi ratusan pengunjung. Pengunjung yang datang terdiri dari berbagai usia ini kebanyakan datang untuk menikmati wisata alam, misalnya berenang atau berendam di kolam alam Mata ie yang berair sejuk atau sekedar menikmati segarnya udara di areal ini.

Sebagai kawasan tujuan wisata lokal, Mata ie yang semakin berbenah diri ini layak untuk dikunjungi mereka yang kebetulan berada di Banda Aceh. Sarana dan prasarana di tempat ini tergolong lengkap, sebut saja disana terdapat playground sebagai taman bermain bagi anak-anak, Tennis Court, Kolam pemandian alam, Cafetaria dan yang fenomenal berdiri kokoh sebuah Masjid Antik di halaman muka areal tersebut. Akses Transportasi menuju areal kolam Mata ie juga sangat mudah, bisa menggunakan angkutan umum sekali jalan dari pusat kota Banda Aceh, Taxi atau Becak Motor. Di areal Mata ie pula kita dapat menikmati dan merenungi kekuasaan Sang Pencipta Yang Maha Indah.

Berikut foto-foto suasana pemandian Mata Ie:
































































KHAIRI TUAH MIKO | Atjehpost.com | Jogjaicon.blogspot.com

Artikel Terkait