Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan

Ngopi di Kedai Kopi Bergaya Rumah Tradisional Aceh

Ngopi di Kedai Kopi Bergaya Rumah Tradisional Aceh
Rumoh Aceh (c) DetikTravel
Ngopi di Kedai Kopi Bergaya Rumah Tradisional Aceh - Bila Anda datang ke Kota Banda Aceh jangan heran bila sering melihat atau menjumpai warung atau kedai kopi. Maka tak salahnya bila Kota Banda Aceh dijeluki kota seribu satu warung kopi. Disini kita tidak susah mencari warung kopi, sejauh mata memandang pasti akan nampak kedai kopi.

Umumnya sekarang ini banyak kedai-kedai kopi yang ada di Aceh khususnya di Kota Banda Aceh berkonsep modern. Seperti tersedianya akses internet gratis atau wifi dan berbagai fasilitas lainnya seperti layaknya kafe. Rumoh Aceh bisa dikatakan warung kopi terbaik di Kota Banda Aceh.

Namun bila Anda ingin merasakan suasana kedai kopi yang bergaya tradisional, Anda bisa datang ke kedai kopi Rumoh Aceh. Bentuk bangunan kedai kopi ini memang sengaja di desain seperti gaya rumah tradisional Aceh.

Di kedai kopi Rumoh Aceh ini banyak menyediakan menu makanan dan minuman khas Aceh, serta tak ketinggalan kopi luwak. Disini Anda bisa menikmati suasana rumah tradisional yang Aceh banget, karena tempatnya disini nyaman dan lengkap.

Di kedai kopi Rumoh Aceh, menu andalannya adalah Kopi Luwak, Robusta organik, jus, dan minuman lainya.

Kulinernya juga beragam, kebanyakan menu makanan khas Aceh. Tempat ini juga cocok untuk bersantai.. Nuansa asli ke Acehan terasa kental di sini. Lokasi sangat mudah di kunjungi yaitu di Warong Rumoh Aceh JL. Rawa Sakti V, Jeuingke, Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Berikut suasana di warung kopi Rumoh Aceh yang di kutip dari DetikTravel.
Pengunjung sedang makan siang
Suasana di Rumoh Aceh Kopi
Meja makan
Selain warung kopi Rumoh Aceh, di Kota Banda Aceh juga ada tempat ngopi yang tak kalah serunya. Warung kopi satu ini adalah yang tertua di Kota Banda Aceh, para artis dan para pejabat bila ke Kota Banda Aceh pasti ngopinya di warung kopi ini, yaitu warung kopi Solong. Baca selengkapnya di artikel ini.

Sisi Lain Keindahan Pulau Bunta Aceh Besar

keindahan pulau bunta aceh besar
Keindahan Pantai di Pulau Bunta (M Iqbal/SeputarAceh.com)
Sisi Lain Keindahan Pulau Bunta di Aceh Besar - BANYAK sekali pilihan berwisata bila Anda pergi ke Aceh, lebih tepatnya di Kabupaten Aceh Besar. Pilihan wisata alam di Aceh Besar sangat beragam, Anda bisa melihat monyet yang bergantungan di pohon di Pemandian Air Mata Ie, menikmati keindahan Pantai Lampuuk atau Anda bisa memancing ikan di Lhok Mata Ie.

Bila Anda bosan berwisata di darat melulu, Anda bisa datang ke Pulau Bunta yang berada di Kecamatan Pekan Bada, Aceh Besar. Bunta begitulah orang menyebutnya, kalau dilihat Google Maps pulau ini mirip seperti unta yang merayap.

Untuk mencapai ke pulau ini memakan waktu sekitar 40 menit dari Desa Lamteungoh Peukan Bada. Transportasinya pun menggunakan boat nelayan penangkap ikan berukuran panjangnya 7 x 1,5 meter. Berangkat naik boat pada sore harinya, kita bisa menikmati sunset berpendaran di Samudera Hindia.

Panorama laut disertai ombak bergelora memecah butiran pasir di sepanjang pantai. Pasir putih bercampur butiran coral berwarna merah, air lautnya sangat jernih, matahari menyinari laut menambah keindahan gradasi warna laut. Sebelah timur akan terlihat Pulau Batee dan ketika malam harinya kita bisa melihat lampu berkelip-kelip dari perumahan Tiongkok, hibah dari Jacky Chan ketika tsunami 2004 silam. Masyarakat yang menetap di desa Pulo Bunta ini tidak lebih dari 10 jiwa untuk sekarang ini, bermata pencaharian sebagai nelayan dan berkebun.

Ekosistem hutan pulau Bunta keadaannya masih sangat alami belum terjamah manusia dan juga unik. Terlihat ada banyak pohon kelapa yang tumbuh di lereng-lereng bukit dari pada pepohonan yang biasa di hutan, banyak hewan ternak seperti lembu. Tapi jarang terlihat adanya tupai, monyet, anjing dan nyamuk. Namun, pasca tsunami ada babi hutan yang muncul, padahal sebelumnya di pulau itu penduduk belum pernah melihat babi.

Sebelah barat ujung pulau ada jalan setapak, menuju lampu mercusuar jaraknya sekitar 2 kilometer. Dari puncak menara lampu suar setinggi 35 meter ini, kita akan menikmati suguhan dari maha karya pencipta semesta alam, gradasi warna laut, samudera Hindia, hamparan rumput, batu karang, Pulau Nasi, Pulau Breueh dan tampak dari jauh dermaga pantai Lhoknga seberang pulau.

Pulau ini sangat sesuai untuk ecotourism (ekowisata), dimana kita berwisata tetap menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat. Seperti yang dilakukan oleh tim Aceh Adventure beberapa waktu lalu. Tertarik menikmati keindahan Pulau Bunta? jangan lewatkan sebagai destinasi untuk mengisi waktu libur Anda di Aceh Besar. (SeputarAceh)


Berikut Foto-foto keindahan Pulau Bunta dari M Iqbal/SeputarAceh.com.

Pulau Bunta Aceh Besar
Transportasi menuju Pulau Bunta
Pulau Bunta Aceh Besar
Mercusuar ujung barat Pulau Bunta

Pulau Bunta Aceh Besar
Menikmati sunset di Pulau Bunta

Foto: Sejuknya Gampong Wisata Lubok Sukon

(Rumah Aceh, Foto: Seputaraceh.com)
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menetapkan Gampong (desa) Lubuk Sukon di Kabupaten Aceh Besar, sebagai ikon Aceh dalam dunia pariwisata.

Lubok Sukon dijadikan Desa Wisata guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari dalam negeri dan mancanegara untuk melihat langsung miniatur berbagai sisi kehidupan Aceh di perkampungan itu.

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Lubuk Sukon, bisa menginap langsung di rumah warga dan bisa mengikuti keluarga yang ditumpangi. "Misalnya para wisatawan boleh ikut ke sawah, ikut berkebun menanam sayur, memasak masakan khas aceh, bahkan ikut berbaur dalam rutinitas keluarga tempat mereka tinggal,

(Menanam padi, Foto: Seputaraceh.com)

(Kandang ternak, Foto: Seputaraceh.com)



(Salah satu sudut dari Rumah Aceh, Foto: Seputaraceh.com)

(Batu Nisan, Foto: Seputaraceh.com)

(Pohon Aren, Foto: Seputaraceh.com)

Lomba Foto Sadar Wisata 2013 Kembali Digelar

Lomba foto 2013 | Foto: groovebd.com
nama kontes 2013: Lomba Foto Sadar Wisata 2013

Sejak pertama digelar secara tahunan pada tahun 2009 lalu, Lomba Foto Sadar Wisata kembali digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Lomba foto 2013 ini terbuka bagi siapa saja dan total hadiah Rp 77,5 juta.

Lomba Foto Sadar Wisata 2013 merupakan salah satu bentuk kampanye Sadar Wisata dan Sapta Pesona kepada mereka para pecinta fotografi. Tujuannya lomba foto 2013 ini untuk mendukung destinasi pariwisata yang berdaya saing serta meningkatkan lama tinggal.

Tema yang diangkat untuk Lomba Foto Sadar Wisata 2013 yakni “Kenangan Indah: Manusia, Budaya, dan Alam Indonesia”. Foto yang akan dilombakan diterima selambatnya 15 Juli 2013 dan akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para fotografer ternama seperti Sigit Pramono, Darwis Triadi, dan Arbain Rambey. Sementara untuk pesertanya, siapa saja boleh ikut, baik amatir maupun profesional.

Untuk informasi lengkap tentang lomba foto sadar wisata 2013 silakan kunjungi website budpar resmi http://www.budpar.go.id/asp/detil.asp?c=17&id=2134

Pantai Gapang, Rahasia Foto Keren di Ujung Barat Indonesia

Pantai Gapang

Pantai Gapang di Pulau Sabang, Aceh punya panorama cantik. Hening, sepi, dan pemandangan yang indah, begitulah pantai ini mencuri perhatian wisatawan. Pantai ini pun menjadi objek dan inspirasi bagi fotografer.

Setelah mengunjungi Tugu Nol Kilometer Indonesia, Pantai Iboih, dan Taman Laut Rubiah, kami pun bergeser menuju Pantai Gapang. Letak Pantai Gapang tidak begitu jauh dari Pantai Iboih, sekitar 3 km.

Nama Pantai Gapang ini berasal dari nama pohon di sekitar pantai ini, yaitu pohon Gapang. Seperti pantai lainnya di Kota Sabang, kecuali Pantai Anoi Itam, pasir di pantai ini juga berwarna putih dengan tekstur yang lembut.

Tidak terlalu banyak perbedaan antara pantai ini dengan Pantai Iboih, tapi garis Pantai Gapang lebih panjang. Oleh karena itu, pantai ini menjadi tempat yang sangat memadai untuk berwisata dengan anggota keluarga.

Di sepanjang Pantai Gapang terdapat beberapa resort penyelaman dan rumah tumpangan yang berdiri membentuk perkampungan. Menurut cerita, sudah banyak backpacker dan penyelam dunia yang mengunjungi pantai ini dan menceritakannya di dalam blog masing-masing.

Sementara itu, masih banyak backpacker lain yang belum sempat menapakkan kaki telanjangnya di pantai ini sambil memandang jauh ke lepas pantai yang biru sambil menikmati kopi Aceh. Apakah Anda termasuk salah satunya?

Bila Anda melihat foto-foto Pantai Gapang di halaman situs dunia maya, terlihat jelas kalau pantai ini adalah inspirasi terhebat bagi fotografer. Keheningannya akan membuat Anda bertanya, mengapa tak banyak wisatawan yang menikmati pantai seindah ini? Apapun itu, di sinilah taman surga bersembunyi di dunia.

Bila dibandingkan dengan kawasan backpakers lainnya yang berada di sekitar segitiga backpacker rendezvous, Pantai Gapang menjanjikan keheningan tak berbanding. Tidak akan Anda dapatkan suasana ini di Phuket, Langkawi, bahkan Penang.

Banyak wisatawan menjadikan pantai ini sebagai tujuan favorit. Bagaimana dengan Anda?

Wisatawan yang berkunjung di tepi pantai


Berenang di sini pun asyik


Warung makan dan warung kopi aceh di Pantai Gapang


Papan petunjuk di Pantai Gapang

Oleh: Pradikta Dwi Anthony - detikTravel

Ah! Molek dan Segarnya Danau Laut Tawar

Kesegaran Danau Laut Tawar

Aceh memang selalu memesona banyak mata traveler. Selain Pulau Weh yang punya pemandangan menawan, ada juga Danau Laut Tawar yang memiliki kesegaran tiada tanding. Yuk, coba kesegarannya!
Danau Laut Tawar terletak di Takengon, Aceh Tengah. Danau cantik ini terletak di kawasan dataran tinggi Gayo. Datanglah ke Danau Laut Tawar untuk menikmati langsung kesegarannya.

Tapi jangan lengah ketika menikmati pesona Danau Laut Tawar. Jika Anda baru kali pertama mengunjungi danau ini, maka harus berhati-hati, terutama saat mengemudikan kendaraan. Di sini masih minim pembatas jalan dengan jurang. Sehingga bisa sangat berbahaya.

Ets, tapi Anda tak perlu kuatir, sebab Danau Laut Tawar punya pemandangan yang sangat memanjakan mata. Sejauh mata memandang, danau seluas sekitar 5.000 hektar ini akan memberikan semua kesempurnaan yang dimilikinya.

Danau ini memiliki ikan endemik, seperti ikan depik atau Rasbora leptasoma. Ikan depik berbentuk kecil seperti teri dan mirip dengan ikan bilih di Danau Maninjau, Sumatera Barat. Meski kini, populasi ikan depik terancam punah akibat penangkapan besar-besaran yang tak diimbangi dengan usaha penyelamatan lingkungan.

Airnya benar-benar sangat segar


Keindahan Danau Laut Tawar yang memanjakan mata


Banyak nelayan yang sedang mencari ikan


Keindahan Danau Laut Tawar yang memesona


Ada kuda milik warga sekitar yang sedang menikmati alam Danau Laut Tawar

Nur Raihan Lubis - detikTravel

Indahnya Senja di Pantai Ujung Serangga Aceh Barat Daya


BLANGPIDIE – Pantai Ujung Serangga di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya termasuk salah satu tempat favorit warga Blang Pidie. Saat sore hari pantai ini ramai dikunjungi warga, tak hanya anak muda namun juga ramai pengunjung yang datang bersama keluarga mereka.

Para pengunjung di pantai ini juga bisa melihat berbagai aktivitas nelayan di sana, seperti nelayan yang akan melaut, atau pun boat yang baru saja pulang sambil membawa ikan. 

Di tepi pelabuhan sebelah kanan terlihat sekelompok anak muda mandi di laut. Mereka memanfaatkan pelabuhan untuk tempat berdiri sebelum mencebur ke laut.

Sedangkan di tepi pelabuhan arah kanan banyak juga warga yang bersantai sambil menikmati kacang rebus dan makanan ringan lainnya. Tempat tersebut masih dalam areal pendaratan ikan dan tempat penjualan ikan.

Sedangkan di atas Jetty dimanfaatkan oleh kaum muda untuk berkumpul menikmati pamandangan laut di sore hari sambil menunggu waktu senja tiba. Berikut foto-fotonya:


















































































































NASRUDDIN | ATJEHPOSTcom